Forum Linux Dibobol Hacker, Jutaan Data Pengguna Dicuri

Jakarta – Forum pengguna Ubuntu, salah satu distro open source Linux, ternyata mendapatkan serangan dari hacker. Alhasil, sebanyak 1,82 juta data penting dicuri oleh penjahat cyber tersebut.

Canonical, salah satu perusahaan di balik sistem operasi terbuka ini, baru saja mengumumkan bahwa kondisi ini cukup kritis dan pihaknya tengah berusaha keras untuk melakukan pemulihan.

“Mereka berhasil mencuri setidaknya username, password, dan email dari database. Kami mengimbau kepada pengguna untuk melakukan pergantian password,” terang pihak Canonical, seperti dikutip detikINET dari ZDnet, Rabu (31/7/2013).

Canonical mengatakan bahwa Ubuntu One, Launchpad, serta layanan lain dari Canonical tidak terpengaruh oleh penyerangan tersebut. Namun, setidaknya 1,82 juta data user dari 1,96 juta data yang ada, telah bobol dicuri.

Saat ini pihak perusahaan mengungkapkan layanan keamanan di Forum Ubuntu berhasil dipulihkan, dan Canonical sedang melakukan penyelidikan lebih mendalam mengenai kejadian ini.

Advertisements

Telkom Gandeng Maxis Ekspansi Seluler di Malaysia

Jakarta – Telkom melalui Telkom Internasional (Telin Malaysia) akhirnya masuk pasar seluler di Malaysia dengan menggandeng operator setempat, Maxis Communication Berhad melalui skema Mobile Virtual Network Operator (MVNO).

“Kami telah melakukan binding agreement dengan Maxis beberapa waktu lalu dan akan menuju commercial agreement tak lama lagi. Jika tak ada aral melintang, 25 Agustus mendatang Telin Malaysia akan diperkenalkan di sana dengan brand kartu AS,” papar CEO Telin Malaysia Oki Wiranto di Jakarta.

Diungkapkan, dalam commercial agreement akan diatur masalah margin yang bisa diambil oleh Telin Malaysia dalam menggelar MVNO dan lainnya. “Kita punya full MVNO license di sana, tetapi sekarang belum investasi banyak seperti untuk Intelligent Network (IN), billing prepaid, VAS, atau SMS Center,” terang mantan punggawa Flexi ini.

Pasalnya, lanjutnya, Maxis sebagai mitra tengah mengembangkan sistem di jaringannya dan baru selesai pada Januari 2014. “Kita harus sinkronkan semua dengan sistem yang ada di Maxis. Lebih baik menunggu hasil pengembangan sistem mereka setelah itu kita investasi,” katanya.

Seperti diketahui, MVNO merupakan bentuk kerja sama penyelenggara jasa layanan telekomunikasi bergerak seluler dan terbatas dalam bentuk layanan suara dan data.

Dalam menggelar layanan, penyelenggara MVNO bekerja sama dengan operator telekomunikasi yang memiliki izin alokasi spektrum frekuensi dan lisensi jaringan akses, namun tidak memiliki sendiri izin dan jaringan tersebut.

Perbedaan antara strategi MVNO dengan co-branding adalah, jika MVNO mendapatkan kebebasan dalam menjalankan strategi pemasaran karena memiliki IN, billing prepaid, VAS (value added services), dan SMS Center sendiri. Sedangkan co-branding tergantung kepada mitra dimana semua aktifitas pemasaran harus mendapatkan persetujuan mitra.

Telkom sudah menjalankan bisnis internasional di enam negara negara yakni Timor Leste, Malaysia, Australia, Hong Kong, Myanmar, dan Singapura. Negara yang masuk dalam daftar tunggu tahun ini adalah Macau, Taiwan, Korea Selatan, dan Arab Saudi.

Lernstift: A Linux Based Smart Pen

Lernstift Linux Based Smartpen

Everything is going “smart way” these days. Smart phones, smart TVs, smart cars (not The Smart car) and of course we have list of smart watches coming in 2013. An addition to the list of these smart gadgets is smart pen. German start-up Lernstift is working on one such innovative gadget that you can use to write on paper, on air or virtually any surface. And at the core of this smart pen lies an embedded Linux system. But before going to the technology behind, let us first take a look at the features of Lernstift.

Continue reading “Lernstift: A Linux Based Smart Pen”

midnight trip to kaki gunung sibayak

pulang ke medan kali ini ,babe yose dan kawan2 bergegas ke kaki gunung si bayak , untuk menikmati hangatnya air belerang yang turun langsung dari kawah gunung berapi sibayak , perjalanan yang di tempuh sekitar 2 jam dari kota medan , kami memulai petualang jam 12 malam sampai pagi , malam itu malam minggu , lalu lintas menuju puncat sedikit crowded, karna banyak anak2 sekolah , mahasiswa yang menikmati akhir pekan di kawasan tersebut , ini adalah beberapa foto di lokasi , pemandian air panas sidebuk- debuk sumatera utara

Continue reading “midnight trip to kaki gunung sibayak”

Dr. Keith L. Moore: “Ini Tidak Mungkin! Muhammad Pasti Menggunakan Mikroskop”

keithmoore_170x210

DR. KEITH L. MOORE MScPhD, FIAC, FSRM adalah Presiden AACA (American Association of Clinical Anatomi ) antara tahun 1989 dan 1991. Ia menjadi terkenal karena literaturnya tentang mata pelajaran Anatomi dan Embriologi dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains.

Dia menulis bersama profesor Arthur F. Dalley II, Clinically Oriented Anatomy, yang merupakan literatur berbahasa Inggris paling populer dan menjadi buku kedokteran pegangan di seluruh dunia. Buku ini juga digunakan oleh para ilmuwan, dokter, fisioterapi dan siswa seluruh dunia.

Pada suatu waktu, ada sekelompok mahasiswa yang menunujukkan referensi al-Qur’an tentang ‘Penciptaan Manusia’ kepada Profesor Keith L Moore, lalu sang Profesor melihatnya dan berkata :

“Tidak mungkin ayat ini ditulis pada tahun 7 Masehi, karena apa yang terkandung di dalam ayat tersebut adalah fakta ilmiah yang baru diketahui oleh ilmu pengetahuan modern! Ini tidak mungkin, Muhammad pasti menggunakan mikroskop!”

Para Mahasiswa tersebut lalu berkata, “Prof, bukankah saat itu Mikroskop juga belum ada?”

“Iya, iya saya tau. Saya hanya bercanda, tidak mungkin Muhammad yang mengarang ayat seperti ini,” jawab sang profesor.

***

bayi dalam janin

“Kemudian Kami menjadikan air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan alaqah (sesuatu yang melekat), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya mahluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik” [QS. Al Mu’minuun: 13-14]

Jika di cermati lebih dalam, sebenarnya ‘alaqah’ dalam pengertian Etimologis yang biasa di terjemahkan dengan ‘segumpal darah’ juga bermakna ‘penghisap darah’, yaitu lintah.

Padahal tidak ada pengumpamaan yang lebih tepat ketika Embrio berada pada tahap itu, yaitu 7-24 hari, selain seumpama lintah yang melekat dan menggelantung di kulit.

Embrio itu seperti menghisap darah dari dinding Uterus, karena memang demikianlah yang sesungguhnya terjadi, Embrio itu makan melalui aliran darah. Itu persis seperti lintah yang menghisap darah. Janin juga begitu, sumber makanannya adalah dari sari makanan yang terdapat dalam darah sang ibu.

Ajaibnya, Embrio Janin dalam tahap itu jika di perbesar dengan mikroskop bentuknya benar-benar seperti lintah. Dan hal itu tidak mungkin jika Muhammad sudah memiliki pengetahuan yang begitu dahsyat tentang bentuk janin yang menyerupai lintah lalu menulisnya dalam sebuah buku.

Padahal pada masa itu belum di temukan mikroskop dan lensa. Jelas itu adalah pengetahuan dari Tuhan, itu wahyu dari Allah SWT, yang Maha Mengetahui segala Sesuatu.

Ayat tersebutlah yang membuat sang profesor akhirnya memeluk Islam dan merevisi beberapa kajian ilmiahnya karena Al-Quran ternyata telah menjawab beberapa bagian yang selama ini membuat sang profesor gusar. Ia merasa materi yang ditelitinya selama ini terasa belum lengkap atau ada tahapan dari perkembangan Embrio yang kurang.

***

Referensi:

American Association Anatomist : A Conversation with Keith L. Moore 

Video: Embryology in the Qur’an – Bone and Muscle development

Embryology in the Qur’an – Correlation Studies with Modern Embryology

sumber: http://denyaks.blogspot.com/2012/10/dr-keith-l-moore-ini-tidak-mungkin.html

Tiap bayi lahir di Indonesia terbebani utang negara Rp 8 juta

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berada di penghujung kekuasaannya. Sebab, tahun depan Indonesia akan memiliki pemimpin baru yang dipilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres).

Namun, di penghujung pemerintahannya, utang luar negeri Indonesia ternyata malah semakin meningkat. Berdasarkan data yang dirilis oleh Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), utang Indonesia, per Mei 2013 sudah mencapai 2.036 triliun.

Jumlah itu bertambah Rp 186 triliun hanya dalam kurun waktu enam bulan. “Hasil LKPP (Laporan Keuangan pemerintah pusat) yang diterbitkan oleh BPK tahun 2012, di mana pada akhir Bulan Desember 2012, utang RI baru mencapai Rp 1.850 triliun,” kata Direktur Investigasi dan Advokasi FITRA, Ucok Sky Khadafi dalam rilis yang diterima merdeka.com, Rabu (17/7).

Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pertumbuhan penduduk Indonesia per tahunnya adalah 1,49 persen. Pada 2013 ini jumlah penduduk Indonesia diperkirakan berjumlah 250 juta orang.

“Bertambahnya jumlah penduduk tersebut disebabkan masih tingginya tingkat fertilitas,” kata Kepala BKKBN Fasli Jalal pada pembukaan Parenting Education Dalam Rangka Hari Anak Nasional Tahun 2013, Rabu (17/7) di Auditorium BKKBN, Jakarta Timur.

Artinya, dengan jumlah utang luar negeri yang dimiliki Indonesia saat ini, tiap penduduk dan bayi yang baru dilahirkan ke bumi Indonesia secara otomatis langsung terbebani utang negara sebesar Rp 8.114.000. Jumlah itu diperoleh dari Rp 2.036 triliun dibagi Rp 250 juta penduduk.

Tak hanya itu, besarnya jumlah utang yang dimiliki saat ini menandakan Indonesia tengah menuju menjadi negara bangkrut. Sebab, tanda-tanda menjadi negara bangkrut antara lain adalah; utang pemerintah terus menumpuk, aset negara atau tanah beserta sumber daya alam lainnya sudah dikuasai oleh pihak swasta, cadangan devisa yang terus tergerus dan merosot ke titik nol, pemerintah tidak bisa mengendalikan harga kebutuhan pokok yang terus mengalami kenaikan luar biasa, dan pemerintah tidak mampu lagi membayar gaji aparatur negara.

“Lihat saja sekarang, di mana, pada akhir bulan Desember masih USD 112.8 miliar, dan pada akhir bulan Juni sudah tergerus menjadi USD 98.1 miliar,” kata Ucok.

Menurut Uchok, utang luar negeri Indonesia semakin membengkak akibat pinjaman yang dilakukan oleh 16 kementerian, lembaga maupun BUMN untuk menggarap proyek pembangunan. Meski proyek sudah berjalan, rupanya pengembalian utang belum sepenuhnya selesai.

16 Kementerian itu antara lain; Kementerian Keuangan (USD 871,1 juta atau Rp 8,3 triliun), Kementerian Negara PPN/BAPPENAS (USD 302 juta atau Rp 2,8 triliun), Kementerian Pertahanan (USD 227,1 juta atau Rp 2,1 triliun), Kementerian Pekerjaan Umum (USD 165,5 juta atau Rp 1,5 triliun), PT PLN (USD 59 juta atau Rp 567,2 miliar), Kementerian Perhubungan (USD 45.6 juta atau Rp 438,6 miliar), (Kementerian Dalam Negeri (USD 21,2 juta atau Rp 204,1 miliar), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (USD 8,9 juta atau Rp 86,1 miliar).

Sementara, Kementerian Kesehatan menghabiskan utang luar negeri sebesar USD 8,4 juta atau Rp 81,1 miliar, Badan Meteorologi dan Geofisika (USD 7,6 juta atau Rp 72,9 miliar), Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (USD 1,6 juta atau Rp 15,7 miliar), Kementerian Komunikasi dan Informatika (USD 984,4 ribu atau Rp 9,4 miliar), Kementerian Pertanian (USD 912,8 ribu atau Rp 8,7 miliar), PT Pertamina (USD 353,7 ribu atau Rp 3,3 miliar), Kementerian Agama (USD 262,2 ribu atau Rp 2,5 miliar), dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (USD 7331 atau Rp 70,3 juta).

Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo menilai pemerintah tak memiliki kemauan kuat untuk melunasi utang. Jika ada niat, Indonesia bisa menjadi negara mandiri.

“Pemerintah tidak memiliki kemauan kuat. Jelas mampu,” kata Arif saat dihubungi merdeka.com.

Secara sumber daya alam dan manusia, Indonesia merupakan negara yang amat kaya. Saking kayanya, grup musik Koes Plus sampai-sampai pernah membuat lagu dengan judul ‘Kolam susu’.

Dalam lagu itu salah satu liriknya berbunyi ‘Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman.’ Lirik itu menggambarkan begitu kayanya Indonesia dengan tanah dan sumber daya alam yang dimilikinya. Namun, nyatanya Indonesia malah tak bisa lepas dari utang.

 

sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/tiap-bayi-lahir-di-indonesia-terbebani-utang-negara-rp-8-juta.html